Rabu, 06 November 2013

ISLAM DI ERA PERTENGAHAN ORDE BARU ( KEBANGKITAN ISLAM )

A. Pendahuluan
          Era 70-an sampai pertengahan 80-an, Soeharto memiliki hubungan yang tidak serasi dengan gerakan Islam. Hal itu bisa dilihat dari beberapa sisi, yaitu: Pertama, ia seorang militer yang biasa didoktrin nilai-nilai nasionalisme; Kedua, ia berasal dari keluarga awam ilmu agama dari Gunung Kidul; Ketiga, ini yang paling mendasar, orang-orang berpengaruh yang ada di sekitarnya rata-rata dari kalangan anti Islam (Islam phobia), seperti CSIS, LB. Moerdani, Soedomo (waktu masih non Muslim), Frans Seda, JB. Soemarlin, Radius Prawiro, dan sebagainya. Sikap pemimpin sangat dipengaruhi para pembisik di sekitarnya. Hal itu sangat jelas terlihat di era Abdurrahman Wahid. ia dijatuhkan karena skandal Buloggate dan Bruneigate. Salah satu pembisiknya adalah Soewondo, seorang tukang pijit.
     Pada akhir dekade 1980-an tepatnya tahun 1985 (sejak terjadi peristiwa Tanjung Priok), ketika Soeharto mulai meninggalkan ketergantungannya kepada kelompok militer, ia mulai mendekati kelompok Islam. Ia berusaha mengkooptasi dan mendapatkan dukungan sentimen Islam. Pada tahun 1989, dua puluh satu tokoh terkemuka dari NU dan Muhammadiyah secara diam-diam mendukung Soeharto untuk tetap menjadi presiden. Pada tahun 1991, Soeharto beserta seluruh keluarganya pergi menunaikan ibadah haji ke Mekkah untuk pertama kalinya. Sejak saat itu kelompok Islam dan Soeharto mulai bermesraan. Langkah yang paling dramatis dalam mengaitkan Soeharto dengan lingkaran Islam melibatkan B.J. Habibie, waktu itu menjabat Menristek, dalam pembentukan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).

DINASTI SAUDIYAH (1725- 1953)

A.    Pendahuluan

    Pemerintahan Turki Raya pada waktu itu mempunyai daerah kekuasaan yang cukup luas. Pemerintahannya berpusat di Istanbul (Turki), yang begitu jauh dari daerah jajahannya. Kekuasaan dan pengendalian khalifah maupun sultan-sultannya untuk daerah yang jauh dari pusat, sudah mulai lemah dan kendur disebabkan oleh kekacauan di dalam negeri dan kelemahan di pihak khalifah dan para sultannya.
    Demikian juga dengan keadaan negeri-negeri disemenanjung Arabia yang dikuasai Turki Usmani pada waktu itu semakin merosot dalam berbagai bidang. Terutama dalam bidang aqidah, keadaan negeri Najd, Hijaz dan sekitarnya semasa awal pergerakan tauhid amatlah buruknya. Krisis aqidah dan akhlak serta merosotnya tata nilai sosial, ekonomi dan politik sudah mencapai titik kulminasi. semua itu adalah akibat penjajahan bangsa turki yang berpanjangan terhadap bangsa dan jazirah arab, di mana tanah Najd dan Hijaz adalah termasuk jajahannya, di bawah penguasaan Sultan Muhammad Ali Pasya yang dilantik oleh khalifah di Turki (Istanbul) sebagai Gubenur Jenderal untuk daerah koloni di kawasan timur tengah, yang berkedudukan di mesir.

Historiografi Arab Pra Islam “Al Ayyam”

PENDAHULUAN
    Sejarah ditulis untuk mengingat masa lalu, mengambil peringatan dan ibrah yang dapat disingkap melalui pembacaan komprehensif. Dalam lintasan waktu, Islam sebagai sebuah entitas religius dalam komunitas insani telah meninggalkan warisan panjang berupa historiografi.
    Historiografi, adalah tahap terakhir dalam penelitian sejarah. Secara literal historiografi berarti penulisan sejarah. Secara terminologis, historiografi didefinisikan sebagai rekonstruksi imajinatif terhadap masa lampau berdasarkan data yang diperoleh dengan cara menguji dan menganalisis secara kritis rekaman dan peninggalan masa lampau tersebut.   Tahap historiografi ini dalam penelitian sosial pada umumnya barangkali identik dengan penulisan laporan penelitian.
Pada tahap historiografi ini perlu diperhatikan cara-cara sebagai berikut :
a.       Menyeleksi fakta yang relevan dan penting;
b.      Membuat urutan-urutan peristiwa (serialisasi);
c.       Menyusun fakta berdasar urut-urutan waktu (kronologi);
d.      Mencari hubungan sebab akibat dari peristiwa yang satu dengan lainnya (dekausasi); dan
e.       Mencari jalinan dari berbagai fakta yang ditemukan (imajinasi).

TAKHRIJ HADIS DAN METODE-METODENYA

Pendahuluan
    Kredibilitas suatu hadis harus tetap disandarkan kepada standarisasi Rasulullah SAW. Fenomena ini dapat diketahui dengan cara menyebutkan sanad sebab keakuratan sanad suatu hadis sangat menentukan statuta serta kualitas dan sekaligus mempengaruhi kedudukannya sebagai sumber hukum Islam. Kejelasan matan dimaksud agar setiap pesan yang menjadi tema dari inti suatu hadis tersebut dapat diaplikasikan sesuai dengan harapan yang dimaksud oleh Rasulullah SAW. Kepopuleran seorang perawi merupakan gambaran yang sangat dominan dalam menentukan hukum apakah layak untuk dijadikan sebagai rujukan sebab kriteria perawi sangat eksis dalam melihat kapasitas hadis dimaksud.
    Tahkrij Hadis adalah penelusuran hadis sampai pada sumber aslinya hal ini merupakan suatu bagian dari kegiatan penelitian hadis Ilmiyah yaitu merujuk pada sumber primer secara langsung bukan pada sumber sekunder. Sumber primer itu seperti Sohih Bukhori, Shohih Muslim, Sunan Tirmizi, Sunan Abi Daud, Sunan Nasai,  Sunan Ibnu Majah, Musnad Imam Ahmad, Muatro Imam Malik, Mustadrok Imam Hakim dan Sunan Kubro Imam Baihaqi.
     Takhrij hadis penting dipelajari agar kita memperoleh pengetahuan bagaimana cara untuk sampai pada sumber asli dari sebuah hadis. Hal ini juga menghindari diri dari sikap taqlid buta.  Melalui pengetahuan tentang takhrij hadis ini sekaligus diketahui sanad dan matan dan rawi suatu hadis sehingga memudahkan untuk melakukan penelitian tentang kualitas suatu hadis.
    Pada makalah ini penulis akan memaparkan pembahasan tentang takhrij Hadis dan Metode-metodenya yang meliputi ; pengertian takhrij Hadis, tujuan dan manfaat takhrij hadis, kitab-kitab yang diperlukan dalam mentakhrij, serta cara pelaksanaan dan metode takhrij.

Alvin Toffler : Future Shock (KEJUTAN MASA DEPAN)

A. Pendahuluan
    Banyak pertanyaan yang muncul tentang masa depan. Dan dapat dikatakan semua orang pasti peduli dengan masa depan itu. Akan ada berbagai pertanyaan muncul mengenai masa depan ini. Apakah kita peduli dengan masa depan pendidikan kita ? Dari manakah kemungkinan datangnya para pelanggan ? Bagaimana dengan karier sekarang atau yang akan datang ? Barangkali kita sedang memikirkan masa depan putra-putri kita atau masa depan Indonesia ? Apakah kita tertarik mengetahui risiko-risiko yang mungkin mengincar hidup kita ? Apakah kita tertarik mengetahui bagaimana perubahan-perubahan yang akan dialami para pelanggan produk atau jasa layanan kita di masa depan ?
    Untuk menjawab seluruh pertanyaan-pertanyaan tersebut, sebaiknya kita memang membaca buku Alvin Toffler ini. Melalui buku ini kita dapat memetakan masa depan. Pemetaan masa depan adalah proses yang akan memperlihatkan kesempatan-kesempatan yang tersedia bagi seorang individu, sebuah organisasi, industri, pasar, bangsa, bahkan peradaban. Peta masa depan memperlihatkan gabungan kekuatan-kekuatan yang muncul yang akan membentuk kondisi industri-industri pada masa depan seperti layanan kesehatan, pendidikan  atau pasar, layaknya pasar energi.

Sabtu, 02 November 2013

THE EFFECTS OF SMOKING

What are the effects of smoking?
    The effects of smoking include a range of adverse health conditions including lung cancer, heart disease, and respiratory illnesses such as shortness of breath. Smoking also affects daily lives and relationships in subtle ways. Some include the bad smell, tainted breath, and nicotine stained teeth distance friends and family (my wife refused to kiss me).
    Are the health effects of smoking irreversible? While some of the consequences from smoking may be permanent, a smoker’s health greatly improves upon quitting. Within 20 minutes of a smoker’s refusing another cigarette, the damage to his body begins to repair. After giving up smoking, I could run up stairs without getting short of breath. Also, I found that I could walk 100 yards without having to slow down.
Some of the effects of smoking are ; respiratory and non-respiratory problems, lower level of lung function, reduced rate of lung growth, greater risk of heart disease, stroke, and lung cancer, then lower physical fitness

BUKU PAI KELAS X KURIKULUM 2013

Teman-teman sejawat (guru PAI di sekolah) khususnya jejang SMA, kurikulum 2013 sudah dilaksanakan di beberapa sekolah, namun ada beberapa buku yang belum tersedia untuk diajaarkan di sekolah, yang belum memiliki buku PAI elektrik dari departemen Agama untuk kelas X berkurikulum 2013, silahkan untuk menDOWNLOAD disini